Fenomena dari bahasa Yunani; phainomenon, “apa yang terlihat”, dalam bahasa Indonesia bisa berarti: gejala / kejadian sesuatu yang luar biasa berdasarkan fakta.

Kumpulan Fenomena Alam Paling Aneh di Dunia

  • Kambing Pemanjat Pohon

Fenomena Alam Paling Aneh di Dunia

Kambing di wilayah Maroko memang telah lama dijumpai memanjat pohon Argan, jenis pohon yang juga berharga karena minyak yang dimilikinya.

Jika dipikir – pikir ranting yang mereka naiki ini sangat rapuh, bagaimana mereka bisa berdiri diatas sana. Dan paling aneh lagi bagaimana cara untuk kambing bisa memanjat?

Namun fakta itu menunjukkan kenyataan yang sebenarnya. Kemampuan memanjat rupanya didukung dengan anatomi kakinya. Setiap bagian memiliki dua jari kaki yang mampu menyebar.

Sehingga mendukung kambing untuk menggenggam batang atau ranting. Sementara, telapak kakinya lunak sehingga bisa bertahan di permukaan sempit.

  • Hujan Ikan

Fenomena Alam Paling Aneh di Dunia

Fenomena luar biasa aneg ini terjadi setahun sekali di Kota Yoro. Ribuan ikan berjatuhan dari langit dalam sebuah peristiwa alam yang disebut Lluvia De Peces. Ya, hujan ikan itu ternyata benar-benar terjadi.

Pada 1970-an, sebuah tim ilmuwan dari National Geographic secara kebetulan menyaksikan fenomena itu ketika mereka bertugas di Yoro. Konon kejadian ini terus terjadi pada bulan mei/juni setiap tahunnya.

  • Aurora

Kumpulan Fenomena Alam Paling Aneh di Dunia

Aurora adalah cahaya di langit yang disebabkan oleh tabrakan antara partikel bermuatan listrik serta bertabrakan dengan gas oksigen dan nitrogen, ungkap laman Aurora Service.

Akibatnya, tercipta cahaya berwarna-warni di langit saat malam hari. Kamu bisa melihatnya di berbagai tempat, seperti di daerah Fairbanks, Alaska; Yukon, Kanada; Seltjarnarnes, Islandia; Pulau Lofoten, Norwegia; Kakslauttanen, Finlandia dan masih banyak lagi.

  • Gerbang Neraka, Turkmenistan

Gerbang Neraka, Turkmenistan

Salah satu fenomena alam yang unik selanjutnya ada di Negara Turkmenistan. Lebih dikenal sebagai Gerbang Neraka, tempat ini sebenarnya bernama Kawah Darvaza. Hal itu karena kawah ini telah terbakar selama lebih dari 40 tahun.

Karena penuh dengan gas alam yang berpotensi beracun, mereka memutuskan untuk membakarnya. Para ilmuwan berharap api akan padam sendiri selama beberapa hari, tetapi sampai sekarang api itu tetap membara.

  • Crop Circles in Water

Crop Circles in Water

Di salah satu dasar laut perairan Jepang, ditemukan beberapa crop circles yang memiliki pola berbeda-beda. Temuan yang mengejutkan adalah, pola-pola ini ternyata diproduksi oleh ikan kecil yang memiliki panjang tidak lebih dari 5 inci. Ikan kecil tersebut sengaja membuatnya untuk tujuan menarik pasangan.